Perbedaan Sablon Manual dan Sablon Digital serta DTG

Tentu istilah sablon sudah banyak dikenal oleh masyrakat umum. Secara awam, mungkin istilah sablon dapat diartikan sebagai cara untuk mencetak gambar pada suatu media (kain, plastik, kertas dan lainnya) dengan menggunakan tinta/cat. Jika berbicara mengenai cara manusia menghasilkan suatu barang selalu dikaitkan dengan 2 cara yaitu dengan menggunakan teknologi mesin (digital) atau dengan menggunakan tenaga manusia (manual). Begitu pula dengan dalam menghasilkan sablon pada kaos, dengan cara sablon digital maupun sablon manual. Untuk sablon digital sebenarnya tidak bisa disebut 100 % digital sebab masih butuh banyak campur tangan manusia dalam menjalankan mesinnya sama seperti sablon manual. Cuma karena menggunakan mesin maka prosesnya menjadi lebih simpel dan cepat.

Sebelumnya, kita disini tidak memperdebatkan mana yang jelek dan mana yang bagus karena semuanya ada kekurangan dan kelebihannya, bisa jadi di satu sisi ada yang bilang itu bagus tapi belum tentu bagus menurut orang lain. Untuk pihak yang menggunakan sablon manual pasti bilang bahwa sablon digital itu jelek karena bla..bla..bla.., untuk pihak yang menggunakan sablon digital pasti bilang bahwa sablon manual itu jelek karena bla..bla..bla. Makanya tidak ada untungnya memperdebatkan mana yang baik dan mana yang buruk. Ok…

Sablon manual adalah teknik sablon yang menggunakan peralatan seperti screen, rakel dan lainnya yang dibagian besar proses penyablonan masih menggunakan keahlian manusia yang mengerjakannya. Sablon digital adalah teknik sablon yang menggunakan mesin dalam menghasilkan sablonnya. Mesin yang dipergunakan adalah printer untuk mencetak gambar serta mesin press agar gambar melekat pada kaos. Untuk perbedaan Manual dan Digital adalah sebagai berikut:

  • Order yang dibutuhkan. Jika menggunakan sablon digital tanpa minimum order alias bisa pesan satuan. Hal inilah yang sering di jual oleh produsen sablon digital karena konsumen tidak perlu memesan minimal order.

Namun jika menggunakan sablon manual biasanya menggunakan minimum order untuk mengurangi biaya produksi dan sulitnya dalam proses pembuatan.

  • Proses pengerjaan. Jika dengan sablon digital prosesnya cepat. Dengan sablon digital, pengerjaan satu lusin desain bisa dilakukan hanya dalam 1 jam saja.

Namun jika dibandingkan dengan penggunaan sablon manual bisa membutuhkan waktu seharian.

  • Penggunaan media cetak. Jika dengan sablon digital media yang dipergunakan untuk mencetak di kaos adalah kertas transfer. Kertas transfer ini adalah salah satu faktor yang akan mempengaruhi hasil dari sablon digital nanti, bagus tidaknya, awet tidaknya sablonan pada kaos dipengaruhi oleh kertas transfer ini selain tinta yag dipergunakan. Terdapat berbagai jenis kertas transfer diantara berbasis Oracel dan Vinyl serta ada yang berbentuk gliter, beludru dan glow in the dark. Tapi untuk pengerjaan hasil sablon digital tentunya tidak se-variasi jika menggunakan sablon manual (sablon timbul, sablon gliter dan lainnya).

Pada sablon manual, media yang dipergunakan dalam menyablon di kaos adalah tinta yang nantinya akan dicetak dalam screen agar desain yang ada dapat tercetak pada kaos. Jenis tinta manual jauh lebih bervariasi daripada kertas transfer digital.

  • Desain yang exclusive. Jika dengan sablon digital, satu desain satu kaos bisa diterapkan, sebab bisa jadi hanya kita yang mengenakan kaos dengan desain tersebut. Selera setiap konsumen pastinya berbeda satu sama lain, maka dengan penggunaan teknik sablon digital ini maka kepuasan konsumen dalam memilih selera desain yang diinginkan adalah tujuan dari produsen sablon digital.

Namun desain yang exlusive juga tetap bisa dilakukan dengan sablon manual, jika memang ada produsen yang menjual jasa tersebut. Akan tetapi harganya tentu bisa lebih mahal daripada sablon digital sebab proses manual jauh lebih rumit dan lama. Oleh karena itu, biasanya sablon manual terdapat minimal order untuk mengurangi biaya produksi yang rumit dan lama tersebut. Perlu diperhatikan untuk konsumen jika memang ingin menggunakan sablon digital maka ada baiknya setiap kaos memiliki desain yang berbeda agar harga kaos setimpal dengan kepuasan konsumen. Jika konsumen ingin memesan 1 lusin kaos menggunakan sablon digital (karena prosesnya yang jauh lebih cepat dari sablon manual) tetapi dengan desain yang sama maka nilai keuntungan dari penggunaan sablon digital belum dimanfaatkan maksimal oleh konsumen karena sama saja seperti sablon manual, bedanya hanya di cepat nya waktu produksi.

  • Kualitas. Jika berbicara kualitas, tentunya tidak dapat dijamin kalau sablon digital lebih kuat dari manual atau sebaliknya. Sebab, semua itu tergantung dari mutu kertas transfer (jika dengan menggunakan sablon digital) dan mutu cat/tinta sablon (jika dengan menggunakan sablon manual). Sering kali kita melihat hasil cetakan sablon digital ketika ditarik pada bagian sablon nya akan terlihat retak-retak, ini karena kertas transfer yang dipergunakan tidak menggunakan kualitas yang baik serta desainnya hanya di print/cetak menggunakan printer biasa. Hal ini tentu tidak akan terjadi jika menggunakan kertas transfer dengan kualitas yang baik serta penggunakan mesin cetak format besar dalam pencetakan desain.

Ada juga sablon manual yang ketika dicuci, tinta sablon nya mengelupas dan pudar, ini karena penggunaan tinta yang kurang tepat serta proses pengeringan sablon yang tidak maksimal. Terdapat beberapa jenis tinta sablon manual seperti sablon rubber yang hasilnya kurang baik jika dipergunakan pada kaos berwarna gelap, maka sering kali jika kita ingin memesan kaos dengan menggunakan sablon manual ditanyakan menggunakan warna kaos apa dan jenisnya apa sebab penggunaan tinta pada kaos yang salah maka hasilnya juga tidak akan baik. Kesimpulannya, jika berbicara kualitas tidak dapat dipastikan 100 % bahwa penggunaan sablon digital lebih baik dari sablon manual ataupun sebaliknya. Semua kembali pada proses produksi nya dan penggunaan bahan baku. Namun awet tidaknya sablon juga tergantung pada cara konsumen dalam memperlakukan kaos tersebut pada saat dipergunakan. Untuk mengetahui bagaimana cara merawat agar sablon kaos tetap awet bisa di lihat pada artikel “MAU KAOS ANDA AWET”.

  • Desain kaos yang ingin dicetak. Ini merupakan hal prinsip yang membedakan sablon digital dengan sablon manual sebab terdapat batasan-batasan dalam pengerjaan desain yang ingin di buat dengan sablon digital. Ukuran maksimal yang umum bisa di cetak oleh desain digital adalah ukuran kertas A4 (21 x 29,7 cm), hal ini karena mesin press yang umumnya ada di pasaran baru bisa untuk ukuran tersebut.

Jika dengan sablon manual, ukuran desain full body pun dapat dilakukan sebab screen yang dipergunakan dalam mencetak desain dapat dibuat sendiri dengan kayu dan kain kasa sehingga bisa menyesuaikan sesuai permintaan konsumen. Untuk masalah batasan desain bisa di lihat pada contoh di bawah ini.

Desain Manual Bisa Dengan Sablon Manual atau DTG

Desain Manual Bisa Dengan Sablon Manual atau DTG

Editan Desain Agar Bisa di Cetak secara Sablon Digital atau DTG

Untuk desain Point Blank khususnya pada sisi huruf “K” di tulisan “Blank” terdapat desain serpihan kecil. Jika menggunakan sablon manual, untuk serpihan tersebut mungkin tidak akan menjadi masalah sebab prinsip sablon manual adalah memindahkan gambar ke screen untuk kemudian gambar yang telah tercetak di screen tersebut digunakan sebagai media cetak tempat keluarnya tinta saat di sablon.

Jika proses pindah gambar berhasil mencetak serpihan kecil tersebut secara sempurna pada screen maka hasilnya di kaos juga seperti desain awal yang di inginkan. Tetapi untuk penggunaan sablon digital maka serpihan tersebut sangat sulit untuk di cetak.

Permasalahannya terdapat pada saat cutting (pengguntingan kertas transfer) untuk kemudian di press pada kaos. Batasan toleransi agar kertas transfer dapat di cutting +/- 1 cm, maka ukuran di bawah itu akan sulit untuk di cutting, oleh karena itu perlu dilakukan perubahan desain dengan memberikan background kotak berwarna merah sehingga proses cutting nya akan berbentuk kotak (cutting dilakukan pada sisi terluar desain yaitu garis kotak). Soal nanti di dalam kotak tadi mau tetap diberikan serpihan sekecil apapun tidak akan jadi masalah sebab mesin hanya meng-cutting sisi terluar saja yaitu backgorund kotak merah tadi.

Hal ini pun sama seperti pada desain Pes 2011 dimana terdapat tulisan “Pro Evolution Soccer” yang terlalu kecil dan bentuknya terpisah-pisah antara huruf yang satu dengan lainnya. Oleh karena itu tetap perlu dibuat backgroud kotak.

Sebenarnya untuk bentuk background tidak harus kotak, mau berbentuk elips atau bentuk lainnya juga tidak masalah asalkan memudahkan dalam proses cutting kertas transfer sebab intinya adalah mesin hanya meng-cutting garis/sisi/list terluar dari desain. Untuk desain Pes 2011 yang telah disesuaikan untuk sablon digital, terdapat tambahan bayangan bola dan background kotak yang terdapat warna gradasi putihnya di bagian tengah. Jika menggunakan sablon digital, hal ini tidak jadi masalah sebab prosesnya sama seperti kita mencetak/print kertas saja dan hasil warna dan bentuknya sesuai dengan desain yang ada.

Namun jika menggunakan sablon manual akan menjadi kesulitan tersendiri sebab harus menggunakan teknik separasi dan belum tentu hasil warna nya sesuai dengan warna desain sebab tergantung dari proses pencampuran warna CMYK nya. Sehingga biasanya jika menggunakan sablon manual, warna desain yang sifatnya Blok/Solid.

Mungkin banyak yang melihat jika harus ada background kotak maka hasilnya tidak terlihat natural dan kaku tapi memang inilah kelebihan dan kekurangan dari sablon digital. Oleh karena itu untuk mensiasati agar tidak terlihat kaku maka bentuk background nya tidak dibuat kotak, bisa saja lingkaran atau lainnya, yang terpenting mudah dalam di cutting. Pun sama jika kita menggunakan sablon manual yang juga terdapat kelebihan dan kekurangan. Kesimpulannya, sablon digital maupun manual terserah kondisi dan hasil yang diinginkan oleh kita.

Tambahan:

Saat ini berkembang teknik DTG  (Direct To Garmen) yaitu teknik sablon dengan menggunakan Printer Khusus yang bisa mencetak tinta langsung ke Kaos. Tinta yang dipergunakan pun tinta khusus yang bisa disebut tinta tekstil sehingga dapat langsung diaplikasikan ke kaos.

(Contoh Mesin DTG)

Jika menggunakan DTG ini maka desain-desain yang tadinya sulit dicetak dengan menggunakan sablon digital dapat dengan mudah dicetak dan bisa dibuat secara satuan pula. Dengan arti lain DTG merupakan teknik perpaduan antara digital dan manual.

Maksudnya perpaduan digital karena bisa mencetak satuan dan desain separasi dengan banyak warna, dan perpaduan manual karena bisa mencetak bagian-bagian kecil tanpa perlu dibuat background kotak (contoh pada gambar Point Blank pada serpihan kecil di huruf K bisa di cetak dengan menggunakan DTG).

Berikut adalah contoh hasil sablon:

a. Sablon Manual

IMG_8764

Untuk Sablon Manual terlihat variasi warna yang dipergunakan adalah warna solid (warna blok) dan tidak ada warna gradasi. Pada sablon kaos di atas, hanya ada 2 warna yaitu Kuning dan Putih dimana kedua warna tersebut terlihat secara jelas batasan nya (solid). Desain nya pun sederhana dan untuk variasi warna nya biasanya semakin banyak warna maka biaya nya pun semakin mahal. Namun untuk tampilan desain nya bisa fleksibel tanpa memerlukan background pada gambar yang akan di cetak. Sablon Manual umunya ada minimum order antara 25 pcs sekali order dan desain nya pun harus sama.

b. Sablon Digital

IMG_7983

Untuk Sablon Digital, pilihan warna nya bebas mau sebanyak apapun karena sistemnya Printer. Dalam contoh di atas terlihat bahwa warna desain gradasi atau foto seseorang sekalipun tidak menjadi masalah. Namun, karena menggunakan sistem cutting maka terlihat pada gambar ada list hitam di sisi terluar (background) dari gambar yang merupakan batasan cutting dari mesin yang ada. Berbeda dengan Sablon Manual yang bisa lebih fleksibel dan tidak memerlukan background pada gambar yang akan dicetak. Sablon Digital bisa dipergunakan jika ingin mencetak Sablon Satuan atau mencetak lusinan dengan satu desain satu kaos tidak menjadi masalah.

c. Sablon DTG

IMG_8709

Untuk Sablon DTG merupakan solusi untuk menghilangkan background gambar jika kita menggunakan Sablon Digital, jadi hasil nya pun lebih fleksibel seperti Sablon Manual tanpa perlu memerlukan background gambar. Sablon DTG jika merupakan solusi dari Sablon Manual yang terbatas variasi warna dan sulit menggunakan gambar dengan warna gradasi. Jika dengan Sablon DTG ini, maka warna gradasi pun tidak menjadi masalah untuk di cetak. Sablon DTG pun bisa dipergunakan jika ingin mencetak Sablon Satuan atau mencetak lusinan dengan satu desain satu kaos tidak menjadi masalah.

Nb: Semua artikel yang ada berdasarkan teori yang kami dapatkan dari internet maupun sumber lainnya. Untuk hasil yang sebenarnya terjadi dilapangan harap bisa lebih dipahami dan disikapi dengan lebih bijak.

Silahkan anda bagikan info ini asalkan meminta ijin terlebih dahulu melalui kolom komentar.

Mari kita mulai hargai karya kreatif orang lain dari sekarang..

120 Tanggapan

  1. mksh buat infonya

    • sama-sama.. semoga membantu :)

      • Thx mas atas infonya..
        Skalian mau nanya, klo sablon DTG bisa make sablonan yg karet ga.??

        Trima kasih

      • Kalau untuk DTG itu tinta yang dipergunakan berbeda dengan tinta sablon manual. Biasanya menggunakan tinta textil seperti Dupont.. Tapi untuk hasilnya tekstur nya seperti tinta ruber pada sablon manual. Jika dengan tinta DTG lokal, teksturnya menyerap di kain dan diraba tidak terasa.

        Terima kasih, semoga membantu…

  2. thanx mas..sungguh sangat mencerahkan,walau masih belom clear karena blm lihat sendiri eksekusi lapanganada rencana usaha clothing dan masih belum memutuskan memakai jalur digital atau manual…….

    • sama-sama mas :) semoga membantu. Untuk usaha clothing baik nya bisa di combine aja mas dua-dua nya. Karena masing-masing punya kelebihan dan keuntungan masing-masing :)
      selamat berkreatifitas ya mas :)
      tetap semangat..

  3. Sangat membantu….. Baru ingin mencoba.

  4. Web ini bagus dan recomended bagi user yang ingin memulai bebisnis T-Shirt atau hanya sekedar menambah pengetahuan, terima kasih.

  5. mantab gan…nice info :)

  6. Infonya membantu sekali.
    Domisili dimana gan ?
    Saya bingung mau buka usaha clothing baju , tapi masih terlalu awam , masih merasa takut untuk memulai tapi dngan info agan sya sedikit mengerti tentang tekstil .
    Kalo dibolehkan saya mau melihat kelapangan gan untuk hasilnya , itupun kalo domisili agan dijakarta !
    Thanks

    • Selamat pagi :)

      Saya domisili di daerah pinggiran jakarta mas, di pamulang. Kalau mas mau sharing lebih jauh bisa sms di 085694271635. Insya allah saya bantu sepengetahuan saya :)

      Terima kasih

  7. Thanks Brooo

  8. mantab mas..artikelnya.
    saya sejak lama ingin usaha sablon…tapi saya masih bingun dengan alat yang akan digunakan, yang manual, heat press machine ato yang DTG. bisa di bantu mas. terimakasih.

    • Selamat pagi mas :)

      Untuk usaha sablon ada yang dalam bentuk manual dan digital.

      Jika untuk sablon manual, peralatan yang dipergunakan itu lumayan banyak seperti screen, papan untuk alas kaos, rakel, meja kaca untuk proses pindah gambar, bahan kimia seperti removol dan penguat film, serta jenis-jenis tinta.

      Jika untuk sablon digital ada yang sistem DTG atau transfer paper. Jika transfer paper itu yang dibutuhkan mesin cetak dan bahan transfer paper nya serta mesin press kaos, sedangkan untuk sistem DTG hanya perlu mesin cetak karena tinta langsung di cetak ke kaos serta mesin press.

      untuk mesin press, saat ini itu ada yang menggunakan di sablon manual juga biasanya sebagai penguat agar tinta nya merekat kuat di kaos, tapi bisa disiasati juga dengan strika uap yang panas.

      Kalau dengan sablon manual memang agak rumit tapi harga jauh lebih terjangkau jika dibandingkan dengan sablon digital, namun diperlukan keahlian khusus dalam proses sablon nya. Jika dengan sablon digital itu jauh lebih simpel dan mudah tapi, harga nya lumayan mahal. :)

      Untuk info lanjut bisa sharing di sms 0856 9427 1635.

      Semoga membantu :)

  9. tolong dong e mail ke hasbygen@ymail.com

  10. info harga dong e mail hasbygen@ymail.com

    • selamat siang :)

      Mas ingin menanyakan mesin sablon nya atau harga sablon kaos nya ya mas?

      Info lanjut bisa sms saya saja di 085694271635.

      Terima kasih :)

  11. wah,membantu sekali,saya juga mau buka clothing line,desainnya berbasis vektor gitu,tapi bingung enakanya sablon manual apa DTG,klo dtg itu bagus tapi mahal n klo sablon manual itu prosesnya lama,
    mohon pencerahan hehehehe

    • :) untuk menentukan pilih yang mana, mas dhika terlebih dahulu menentukan target konsumen yang ingin mas bidik. Jika untuk pangsa pasar grosiran yang memesan banyak serta mungkin konsumen tersebut untuk di jual lagi, mungkin dengan sablon manual itu bisa. Tapi kalau konsumen yang mas bidik itu konsumen yang khusus dan ingin membuat desain sendiri serta satuan, mas menggunakan DTG yang harga nya mungkin agak mahal sedikit, mungkin tidak menjadi masalah untuk konsumen karena dia membuat kaos khusus untuk dirinya sendiri dan kepuasan dia sendiri ketika memakai nya :)

      Mungkin yang agak repot kalau ada konsumen yang ingin membuat kaos satuan sesuai desain pesanannya tapi ingin harga yang agak murah.. he..he..

  12. tanya mas, untuk sablon kaos, tinta textile dtg bisa di print tranfer paper gak ? abis itu baru deh di hot press… terimakasih..
    tolong ke email sya ya mas.. ^_^

    • Kalau untuk tinta textile itu karena nama nya textile, dipergunakannya langsung ke kain mas (textile) soalnya tinta nya sifatnya lebih pekat dan kasar, jadi kalau ditaruh di transfer paper hasilnya bisa meluber dan belepotan di transfer paper nya mas :)

      semoga membantu :)

      Terima kasih

      • oke mas, sangat membantu, terimakasih banyak mas..

        untung saya belum ganti tinta sublim nya ke textile… ^_^

  13. bagus nih……
    mau tanya mas, kalo menurut mas nya sablon kaos digital DTG itu kalo di kaos warna gelap kira-kira bagus gak terus kalo di kaos warna terang juga gimana mas. mohon pencerahannya :v

    • Kalau untuk sablon digital DTG, jika produk lokal biasanya kalau warna kaos warna terang itu hasil nya kebih kelihatan cerah mas, walaupun ada juga yang bisa di warna gelap tapi hasilnya lebih kelihatan cerah di kaos warna terang.

      Kalau menggunakan mesin DTG produk import, hasil nya pun sama tapi kualitas cetakkan nya jauh lebih bagus yang DTG import karena memang dibuat khusus untuk sablon DTG. Kalau untuk lokal biasanya hasil modifikasi dari printer biasa di kombinasikan sehingga bisa menjadi mesin DTG.

      Semoga membantu mas :)

  14. mau tanya mas,klo hasil sablon digital dg heat press ma DTG bagusan mana y mas??klo untuk memulai usaha baru,mas lebih nyaranin pake heat press ato langsung DTG??

    • Pagi mas.. :)
      Kalau untuk bagusan mana, selama saya di bisnis sablon satuan, sablon digital dan sablon DTG sama bagus nya, tinggal disesuaikan desain nya saja, mas bsa baca artikel perbedaan sablon manual, digital dan dtg untuk mengetahui desain seperti apa yang bisa diaplikasikan di sablon digital atau di sablon DTG.
      Tapi, yang saya pakai selama ini adalah sablon digital dengan mesin roland dan sablon DTG import yang kualitasnya tidak diragukan lagi.
      Kalau mas menggunakan produk lokal yang biasanya merupakan hasil modifikasi dari printe biasa yang diubah tinta nya dengan sublim atau pigment, maka kualitasnya tidak tahan lama dan warna nya kurang maksimal.
      Kalau mas punya modal cukup, mas bisa menggunakan printer roland atau DTG import. Tapi kalau masih skala kecil, mas bisa pakai yang mesin sablon digital.
      Semoga membantu, sukses selalu :)

  15. bolehkah saya mencobanya

  16. wah luar biasa infonya mas, trimakasih mas.

    mas mw nanya, saya memang msi awam untuk bidang sablon, dan saya belum memiliki pengalaman untuk sablon, tpi saya tertarik untuk menjalankan bisnis ini, nah menurut artikel yang saya baca diatas kelihatannya menggunakan DTG lebih mudah dibangdingkan dngn sablon digital ato manual, nah menurut mas tindakan apa yg harus saya lakukan dahulu, kalau saya harus beli mesin DTG, merk apa yg bagus dan buatan dari mana mas mohon petunjuknya mas.
    thanks mas.

  17. klo harga DTG import brp mas??

  18. maturnuwun sanget
    SUKSES slalu

  19. mas mau tanya,
    kalo untuk harga mesin sablon digital dan sablon DTG itu berapa?
    recomended merk apa? lalu estimasi biaya awal untuk memulai usaha sablon kira-kira berapa?
    terimakasih mas..
    email saya budiwaluya20@gmail.com

    • Utk mesin sablon digital dan DTG itu saat ini banyak yang buatan lokal. Dalam artian buatan lokal itu biasanya hanya memodifikasi printer biasa lalu di buat jadi mesin sablon digital dan DTG dengan mengganti head printer agar bisa digunakan dengan tinta sublim (utk sablon digital) dan tinta tekstil (utk sablon DTG).
      Namun utk hasilnya,kadang kalau kita gak pinter setting dan banyak2 otak atik sendiri, hasil bisa mengecewakan konsumen misal luntur atau retak-retak.

      Kalau mas ada modal lebih bisa langsung mencoba mesin digital merk roland yang menggunakan tinta ecosolvent yang lebih bagus dan tahan lama. Kisaran harga utk tipe BN-20 (yang paling kecil) itu kisaran 80 juta. Ada yang ukuran besar yang bisa diaplikasikan utk buat spanduk sekitar 175 juta.

      Kalau utk mesin dtg merk import harga kisaran 150 jutaan. Tapi utk hasil lebih memuaskan.

      Kalau utk awal2, dan modal terbatas bisa coba mesin lokal tapi harus sering latihan di try n error supaya bisa di dapat hasil yang lumayan. Namanya juga mesin modifikasi, itu sebenarnya memang peruntukannya bukan utk sablon digital atau DTG cuman karena orang indonesia suka buat yang KW maka dibuatlah mesin lokal :)
      Kisaran harga mulai dari 5 jutaan sampai dibawah 100 juta.

      Tapi ada juga yang hasilnya lumayan oke dengan modal yang bersahabat.

      Mohon maaf jika info nya masih ada yang kurang :)

  20. mas untuk bisa cek harga mesin dtg situsnya di mana y. n kalau mau beli di daerah jakarta di mana mas tolong infonya terimakasih sebelumnya.

    • Selamat Pagi :)
      Kalau untuk mesin DTG lokal banyak kok di mbah google yang jualan, ada yang di cengkareng, kelapa gading, pondok bambu dll.
      Bisa di coba searching2 aja mas :)

      Kalau untuk mesin Import juga ada cuman hanya beberapa saja dan itu pun biasanya indent dlu soalnya mesen nya dari luar negeri :)

      Terima kasih, semoga membantu.

  21. Nice artikelnya, siap-siap saya hubungi ke nomernya yaa, mau konsul nih mas.. saya sudah 2 tahun jalanin usaha sablon kaos manual, sekarang mau ngembangin print DGT, nanti bisa kosul lebih lanjut ya om :)

    hmxdesign.blogspot.com

  22. wah, infonya benar – benar komplit nih mas……
    saya tinggal di daerah pamulang. boleh tau alamatnya dimana ya??
    mungkin ada kerelaan dari mas untuk berbagi pengalaman.
    thanks sbelumnya…

  23. sangat membantu dalam pengembangan wawasan kita sekalian…terima kasih

  24. Waaah makasih infonya, kebetulan saya mau mesen kaos dengan desain sendiri smpet bingung mau plih manual , atau dtg, jadi plih dtg aja deh :D lebih flexibel, warnnanya lebih variasi, thanks infonyaa :D

    • Siang :)

      Iya mas, kalau mau lebih fleksibel pakai yang DTG saja. Cuman baiknya pakai mesin DTG import seperti DTG freejet yang hasilnya memuaskan :)

      Sukses selalu. Terima kasih

  25. mksh banyak mas atas infonya:)
    ane dapat pengetahuan yg lebih dari nt mas….
    ane mau buka cloth mas di daerah indramayu…..
    sekali lg makasih banyak mas atas infonya…..:)

  26. Selamat sore
    Artikelnya bagus, mewakili padangan antara sablon manual dan digital. Apa boleh artikel ini kami pasang artikelnya d blog kami? http://baju-kaos.blogspot.com nanti kami tetap sumbernya kami tautkan k sini. Mohon izinnya.. :)

    • Selamat sore :)

      Silahkan mas, semoga membantu. Jangan lupa sertakan link biar tambah ramai blog di sini… he..he.. :)

      Sukses selalu buat usahanya..

      Thanks :)

      • Amiin,, sama – sama y mas, semoga usaha si mas jg tambah lancar dan sukses selalu…. :) Terimakasih banyak mas atas izin nya,,, :) iya pasti nanti saya sertakan link nya jg biar tambah ramai blog disini… :)

  27. salam sukses
    saya mau buka usaha sblon partai kecil aja….sekedar sablon nama dan simbul skolah…….untuk usaha gitu berapa modal yang harus saya sediakan…..yang udah ada komputer dan tempat….dan satu lagi mau@ saya sekalian dengan pelatihan kerja….( kbarin ke Imail..adhariama@yahoo.co.id
    sebelum dan sesudah saya ucapkan terima kasih…

    • untuk sablon partai kecil bisa dimulai dengan sablon manual karena modal nya tidak terlalu besa. Cuman yang dibutuhkan itu adalah ketekunan dalam latihan sablon :) karena mengandalkan teknik dari orang yang nyablon. Untuk pelatihan saya belum membuka kursus mas :) Mas bisa coba secara otodidak kok, yang penting ada kemauan dan tekun :)
      Mungkin untuk sharing bisa juga sms di 085694271635.

      Sukses selalu ya mas untuk sablonannya :)

      Semangat dan kreatif

  28. wah, artikel yang bagus :D
    semoga selalu bermanfaat untuk semuanya :)
    mas saya mw nanya, klo untuk baju / jersey bola produk lokal yang notabennya print, itu sama gak dengan penggunaan DTG? atau ada mesin khusus untuk membuatnya?
    terimakasih
    sukses selalu :)

    • Terima kasih mas :) semoga artikel saya membantu :)

      Kalau untuk baju bola itu maksudnya sablonan nama dan nomor punggung ya mas?

      itu biasanya pakai transfer paper polyflock/fleck. Itu biasanya prosesnya hasil cuttingan dari transfer paper tadi di press di kaos jersey baru dilepas plastik pembungkusnya.

      Kalau untuk jersey karena bahannya biasanya ada unsur polyster (plastik) jarang yang ada sistem di print seperti DTG, sistem DTG biasanya dipergunakan pada bahan yang ada unsur cotton nya karena tinta DTG nya bisa meresap ke bahan cotton tadi mas..

  29. Selamat siang mas, mas saya ada rencana beli mesin DTG, untuk tau mesin DTG itu buatan lokal dan import bedanya dari mana, dan berapa untuk harga mesin DTG Import dan berapa harga untuk mesin DTG Lokal, dan barngnya beli dimana ?

    thank

    • Siang mas..

      untuk mesin DTG lokal dan import itu beda nya di kualitas nya sama harga nya mas :)

      Kalau lokal itu harga agak terjangkau kisaran 5 – 20 jutaan tergantung ukuran sablon sama jenis kaos yang bisa dipergunakan, namun untuk kualitas hasilnya itu harus banyak latihan dan eksperimen untuk mendapatkan hasil yang oke, kalau gak nanti hasilnya mudah luncur dan tidak cerah.

      kalau import itu harga nya kisaran 100 jutaan ke atas dan kualitas itu terjamin mas karena memang di setting untuk DTG, kalau lokal itu biasanya hasil modifikasi dari printer kertas biasa di ubah untuk printer DTG..

      untuk membelinya biasanya banyak toko online nya mas :)

      Semoga membantu

  30. tanya gan masih awam, awam tapi pengen, apa dengan DTG itu juga butuh belajar seperti sablon manual yg harus membuat film dsb.

    • Sore gan.. :)

      Kalau untuk DTG agan gak perlu buat film, tinggal buat desain di aplikasi komputer terus di print di kaos, kayak agan ngeprint kertas aja cuman ini beda nya di kaos gan :) simpel kok..

  31. Saya sedang merintis usaha konveksi kaos, kalau untuk masalah sablon saya bukan ahlinya karena untuk masalah sablon yang menangani teman saya….btw boleh artikel ini saya copas? Dengan menyertakan link tentunya bos

  32. Harga sablon digital brapa????

  33. bagus gan
    numpang nyedot

  34. gan harga print DTG berapa?

  35. bang kalo mesin dtg bisa pake cat rubber ga?
    dan stu lagi…hasil yang d atas, itu tahan apme brpa lma sablonan nya?

    • sore mas.
      Untuk sablon DTG biasanya menggunakan tinta khusus seperti tinta duco yang jenis nya untuk tinta tekstil. Secara tampilan, tinta duco sama seperti tinta rubber yang di raba kerasa untuk yang jenis tinta import. Tapi kalau menggunakan tinta lokal, sifatnya seperti tinta yang menyerap di kain dan raba gak kerasa.

      Kalau untuk hasil print DTG di atas itu pakai tinta DTG import, selama perawatan kaos nya benar dan sesuai (lihat tips merawat kaos) itu bisa sampai setahun lebih mas..

      Terima kasih, semoga membantu.

      • Mantap artikelnya mas.
        Saya mau tanya nih, di mas bisa sablon secara manual?
        Makasih sebelumnya.

      • Terima kasih mas…
        Iya mas, sablon bisa secara manual atau pun digital…
        Tergantung dari permintaan konsumen :)

  36. Pagi MAs izin copas ya buat di halaman fastabiq kaos

  37. mas saya mau nanya nih
    saya kan baru mau membeli mesin press, transfer paper ama head baru buat pake tinta sublime…
    kira kira klo tinta sublime tapi printernya epson stylus photo kualitasnya bagus ga ya walaupun tintanya ganti sublime yg lumayan harganya menurut saya mahal

    lalu jika ingin sisinya transparan harus dicutting? (kaos berwarna gelap / transper paper background putih)
    jika untuk yang warna kaos cerah apa harus di cutting jg untuk sisi gambar transparan?

    terima kasih mas

    kalo tanya” lewat bbm boleh mas ato sms gtu?

    sekali lagi saya berterima kasih karena info anda berguna bagi saya yang baru ingin membuka usaha print kaos

    • Bisa mas via BBM di 272A4FEB atau sms di 085694271635..

      Kalau untuk bicara kualitas, merk lokal yang merupakan hasil modifikasi dari printer kertas biasa, hasilnya menurut saya masih belum maksimal dan memuaskan :)
      Karena banyak keterbatasan nya terutama untuk sablon di kaos warna gelap.. :)

  38. lengkap banget penjelasannya… keren artikelnya

  39. Selamat siang. Saya mau tanya, saya baru dengar ada sistem print and cut. Apakah mas tau tentang ini? Dan bagus mana dengan DTG? Dan untuk printer DTG easyprint, DTG Fastprint, dan DTG Epson 6 Channel (tidak dijelaskan tipenya) apakah bagus? Saya ingin membuka usaha print kaos namun saya modal kecil, jadi tidak mungkin beli yang impor mas. Bagaimana menurut mas? Apa mas ada referensi merk dan tipe printer DTG yang bagus? Terima kasih banyak mas sebelumnya.

    • Maaf baru membalas…

      Untuk model lokal itu memang harus pinter-pinter trial n error. Kalau udah sering di coba hasilnnya mungkin bisa lumayan bagus. Kalau untuk merk DTG lokal itu sebenarnya gak ada karena DTG lokal itu menggunakan mesin printer biasa (untuk print kertas) yang di modifikasi agar bisa dipakai untuk tinta tekstil untuk print DTG. Jadi yang penting itu di tinta nya yang harus dipakai yang kualitas bagus tapi bisa dipergunakan di head printer yang dimodifikasi tersebut mas.

      Harus pinter cari tinta yang tidak mudah luntur dan hasil warna nya juga cerah di kaos warna hitam. Kalau untuk yang lokal biasanya menggunakan modifikasi mesin epson karena mudah untuk di modikasi head print dan tinta nya.

      Semoga membantu mas :)

  40. saya bukan orang yg bergelut di dunia sablon menyablon…
    tapi amat sangat berguna menambah wawasan dan terbantu sekali jika saya hendak memesan produck clothing misalnya…
    terima kasih Gan…
    moga smakin sukses di bidang nya…

  41. infonya lengkap BANGET, thanks gan

  42. Sangat mencerahkan infonya mas..
    1. boleh sharing apabila punya link mengenai merk-merk mesin DTG import,spesifikasi dan harganya..terima kasih
    2. berapa perbandingan biaya produksi /kaos diantara sablon manual, Digital dan DTG untuk setiap gambar misalnya tulisan ukuran 30cm x 10cm.
    Terima kasih banyak..

    • Terima kasih mas :)

      Untuk DTG import bisa dengan printer freejet, harga kisaran nya 100 jutaan
      Kalau untuk produksi sebenarnya tergantung dari gambar yang mau di sablon.

      Jika dengan manual maka menghitung nya dengan banyak nya warna sebab proses nya itu cetak per warna sablon jadi kalau banyak warna maka harga nya agak mahal dan juga biasanya ada minimal order (biar buat nya sekalia banyak, kalau satu aja bisa capek di proses nya aja :) )

      Jika dengan digital itu bisa satuan dan banyaknya warna tidak pengaruh. Pun sama dengan DTG, bisa satuan dan banyaknya warna tidak berpengaruh dengan harga, tapi karena satuan dan mesin nya mahal maka biaya nya agak tinggi…

      Terima kasih, semoga membantu..

  43. mas mau tanya, kalau sablon plastisol bagusnya pakai mesin press atau printer DTG ya ? terima kasih, sebelumnya artikelnya sangat membantu :)

  44. Penulisan yang komplit dan mudah di ikuti dan mudah di mengerti. Sharing info yang sangat bagus. Jadi minat coba jadi pengusaha.

  45. ijin share gan :) ..mksh inphonya

  46. nice artikel..
    makasih udah bagi-bagi ilmu agan jocsoedistro..
    mampir ke lapak ane http://www.kingsablon.wordpress.com
    salam kenal
    sukses selalu..

  47. kebetulan saya dan beberapa teman saya mau membuka usaha clothing(distro) kira-kira bagusnya menggunakan yg mana? sebab sebagian bilang manual sebagian bilang digital. mohon sarannya

    • Siang mas..

      Mungkin bisa dilihat dari modal awal yang mas punya.. kalau modal besar di atas 150 jutaan mas bisa langsung beli mesin sablon digital yang import seperti merk roland biar hasilnya memuaskan, tapi kalau modalnya gak terlalu besar dan nangung untuk beli mesin digital, mas bisa main di sablon manual. Kalau untuk merk mesin sablon digital atau dtg yang lokal, kalau saya pribadi tidak menyarankan karena takut nanti mas malah kecewa dengan hasilnya :)

      Semoga membantu, tetap semangat dan kreatif untuk distro nya mas :)

  48. mas saya dengan teman teman saya ingin membuka usaha clothing(distro) kira kira bagusnya milih sablon manual atau digital? makasih

  49. ijin share gan kalou boleh , kebetulan ini blog saya bikin dengan tema “all about apparel” tapi saya belum bisa ngasih post ni blog soalnya sibuk juga sama kerjaan , padahal suka banget sama dunia kaos makannya bikin blog pake tema ini juga -__-

  50. daerah mana

  51. Ijin share gan….

  52. Terimakasih banyak mas, sangat membantu. nanti boleh tanya2 kan lewat sms :D

  53. Assalamualaikum gan,
    Gini gan, ane lagi niat buat bikin cloth kecil-kecilan dulu. Ane udah googling cari sablon yang bagus, ane masih bingung sama DTG. Banyak yang bilang kalo sablon DTG itu kurang bagus di bandingkan manual. Sedangkan, ane mau nyoba buat satuan dulu (sample). Kebanyakan kalo satuan nawarin pake DTG.
    Ane mau minta saran dari agan hehehe.. makasih gan :)

    • Waalaikumsalam gan..

      Untuk kualitas sebenarnya itu tergantung juga dari bahan yang dipakai. Kalau untuk DTG itu mungkin dikatakan kurang bagus karena di indonesia banyak DTG yang ditawarkan itu DTG lokal yang merupakan hasil modifikasi dari Printer yang biasa nya dipakai untuk ngeprint kertas terus di ganti head print nya dan disuntik dengan tinta tekstil terus jadi deh mesin DTG. Kalau mau awet biasanya dipakai cairan pre treatment untuk sebelum di print kaos nya. Tapi kalau di bandingkan dengan tinta DTG import, hasilnya jauh lebih bagus dengan yang import (tapi harga nya juga bagus :) untuk yang import kisaran harga 100 jutaan sedangkan lokal ada yang mulai 5 jutaan. Ada harga ada rupa tentunya :) ).

      Sedangkan untuk sablon manual itu memang jarang yang bisa satuan (tapi ada beberapa yang bisa sablon manual satuan-termasuk ane :) ), tapi variasi dan kualitas sablon manual pun bermacam dan hasilnya bisa lebih baik dari DTG lokal.

      Kalau agan ada waktu banyak, agan bisa main di sablon manual saja dlu karena itu biaya produksi murah dan kalau agan sudah jago di sablon manual, agan bisa jual produk yang berbagai macam variasinya dibandingkan dengan yang DTG lokal dan import.. :)

      Semoga membantu..

  54. mas, mo tanya nih, aku punya printer DTG tiap aku cetak kaos kadang warnanya gak keluar, knp ya ?

    trus gmn caranya menghasilkan warna putih yg bagus di kaos gelap ?

    • Selamat pagi mas…

      Untuk DTG itu sifat tinta nya agak lebih padat dan mudah mengering karena menggunakan jenis tinta tekstil jika dibandingkan dengan tinta cetak printer…

      Untuk mesin DTG itu minimal 3 hari sekali harus ada tinta yang dikeluarkan biar tidak macet, jadi kalau bisa, meskipun lagi gak ada order cetak, untuk pemeliharaan head tintanya, mas harus ngeprint biar jalur keluar tinta tidak mengering. Ini mas pasti menggunakan DTG lokal ya mas?

      Kalau untuk menghasilkan warna putih di kaos gelap dengan DTG lokal itu sepengetahuan saya hasilnya gak akan bisa bagus mas meskipun dibilang ada yang bisa cetak tinta putih di kaos gelap karena produk DTG lokal itu sebenarnya hasil modifikasi tinta printer biasa yang diotak-atik biar bisa di pakai di kaos…

      Untuk ukuran kualitas, itu sablon manual yang kualitasnya lebih bagus bila dibandingkan dengan DTG, kecuali kalau mas pakai DTG import, itu hasilnya bisa mantab bahkan menandingi kualitas sablon manual..

      Semoga membantu :)

      Sukses selalu

  55. Info yang bermanfaat….sablon DTG kira-kira berapa harganya gan..?

    • Pagi..

      Terima kasih mas jika bermanfaat.. untuk sablon DTG itu maksudnya biaya cetaknya ya mas? atau mesin nya?

      Kalau mesin itu variasi, untuk lokal kisaran dari 4 jutaan sampai 30 jutaan. Kalau yang import itu mulai dari 100 jutaan..

      Kalau ongkos cetak itu tergantung ukuran yang mau di cetak mas :)

      Terima kasih.

  56. mesin sablon yg cocok utk sablon kaos sepakbola grade ori menggunakan apa.brp harganya

    • Malam.. kalau utk mesin sablon kayaknya gak ada mas. Mungkin maksudnya sablonannya ya…
      Kalau utk sablon kayak no punggung terus logo club itu biasanya pakai sablon poliflek mas kayak sablon digital gitu cuman lebih awet an..

  57. alamat toko dmna gan…trims

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 27 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: